Setelah sukses digelar di Jakarta, Deus Ex Machina kembali melanjutkan rangkaian Deus Kumpul-Kumpul Ride dengan menyambangi Bandung pada Jumat, 12 Juni 2026. Mengusung semangat kebersamaan, acara ini menjadi wadah berkumpulnya rider, builder, artist, musisi, hingga komunitas kreatif yang memiliki kecintaan yang sama terhadap dunia roda dua dan kultur yang mengiringinya.
Berlangsung di dua lokasi, kegiatan dimulai dari Sejiwa Coffee sebagai titik kumpul sejak pukul 14.00 WIB sebelum para peserta melakukan city ride menuju NRD Laboratory pada pukul 15.00 WIB. Rangkaian ini bukan sekadar riding bersama, tetapi menjadi perjalanan yang mempertemukan berbagai pelaku kultur motor dalam satu ruang yang penuh interaksi dan kolaborasi.
Setibanya di NRD Laboratory, suasana berubah menjadi sebuah perayaan kultur. Beragam aktivitas seperti Custom Bike Builder Showcase, display motor kustom, live music, DJ set, live pinstriping, live mural, sketch jamming session, interactive games, hingga classic car meet menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar pameran motor. Setiap sudut acara dipenuhi karya, kreativitas, dan cerita dari komunitas lokal yang terus menghidupkan ekosistem roda dua di Bandung.
Pemilihan Bandung sebagai destinasi berikutnya tentu bukan tanpa alasan. Selama bertahun-tahun, kota ini dikenal sebagai salah satu pusat berkembangnya kultur motor kustom di Indonesia. Berbagai workshop, builder independen, hingga komunitas riding lahir dan berkembang di sini, termasuk kolektif seperti BBQ Ride yang turut memberikan warna dalam perjalanan kultur roda dua Tanah Air. Kehadiran Deus Kumpul-Kumpul Ride menjadi bentuk apresiasi terhadap komunitas yang selama ini terus menjaga semangat tersebut tetap hidup.
Lebih dari sekadar menghadirkan deretan motor menarik, Deus Kumpul-Kumpul Ride membawa filosofi yang telah lama menjadi identitas Deus Ex Machina: mempertemukan orang-orang dengan latar belakang berbeda melalui motor, seni, musik, desain, surfing, dan craftsmanship. Di balik setiap motor yang diparkir, selalu ada cerita, proses, dan persahabatan yang menjadi bagian dari kultur itu sendiri.
Melalui edisi Bandung ini, Deus kembali menunjukkan bahwa sebuah gathering tidak harus selalu berpusat pada kendaraan. Justru orang-orang di baliknya—para rider, builder, seniman, dan komunitas—adalah alasan mengapa kultur roda dua terus berkembang dan tetap relevan. Deus Kumpul-Kumpul Ride menjadi bukti bahwa ketika semua elemen itu bertemu dalam satu ruang, yang tercipta bukan hanya sebuah event, melainkan sebuah pengalaman yang memperkuat ikatan komunitas dan merayakan semangat berkendara bersama
















