REKAM JEJAK SANG LEGENDA KAWASAKI MEGURO S1 DAN W-SERIES

Kawasaki Meguro S1 yang baru meluncur di Indonesia memiliki pendahulu yang seru buat dikulik. Meluncur di tengah pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025), perjalanan Meguro atau W-Series patut disimak bikers yang history buster.

AWAL MULA MEGURO

Meguro atau Meguro Manufacturing Company didirikan pada tahun 1924 oleh dua inovator, Nobuji Murata dan Tn. Suzuki, di Kota Meguro yang saat itu merupakan Distrik Osaki Tokyo (sekarang Distrik Shinagawa).

Pada tahun 1928, empat tahun setelah perusahaan tersebut berdiri, perusahaan tersebut menjadi perusahaan pertama di Jepang yang memproduksi transmisi untuk kendaraan roda tiga, sehingga memperoleh reputasi tinggi sebagai produsen transmisi.

Pada awal tahun 1930-an, Meguro menyelesaikan produksi mesin 4-tak OHV, satu silinder, berpendingin udara, berkapasitas 498 cc. Kemudian, pada tahun 1937, perusahaan tersebut mulai memproduksi sepeda motor Meguro pertama, Z97.

Tak lama kemudian, Meguro mulai memproduksi motor dengan sungguh-sungguh. Pada tahun 1939 Meguro Z97 diadopsi sebagai motor polisi di Jepang oleh Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin sepeda motor berkapasitas besar di Jepang.

LINE UP MEGURO 1950-1960

Meguro Junior J1

Sepanjang tahun 1950-an, Meguro mengeluarkan beberapa model seperti Junior J1  yang turun di segmen 250 cc, Senior T1 yang merupakan motor bermesin parallel twin pertama mereka, dan Stamina Z7 bermesin 498 cc.

MEGURO STAMINA K1 1960, CIKAL BAKAL KAWASAKI W-SERIES

Masuk tahun 1960, Meguro merilis Stamina K1 yang menampilkan mesin Parallel Twin OHV kapasitas 496 cc, memiliki ukuran bore x stroke 66 x 72,6 mm dan menghasilkan 33 PS pada 6.000 rpm.

Mesin ini dapat mencapai kecepatan maksimum 145 km/jam. Di tahun yang sama, Kawasaki Aircraft Co, Ltd. merger dengan Meguro Manufacturing Company. Penggabungan dua perusahaan Jepang ini melahirkan fasilitas pabrik khusus Kawasaki Motors pertama.

KAWASAKI 250 MEGURO SG 1957

Motor ini adalah produk pertama setelah Kawasaki Aircraft Co., Ltd., merger dengan Meguro.

Memakai mesin OHV long-stroke yang telah menjadi simbol motor Meguro, model ini memiliki kapasitas 248 cc single silinder yang lebih bertenaga. Motor ini dapat mencapai kecepatan tertinggi 120 km/jam dan juga tersedia sebagai model dua jok terpisah. Mempertahankan gaya khas dari era Junior, yang kemudian jadi cikal bakal Kawasaki Estrella. Kawasaki 250 Meguro SG diproduksi hingga tahun 1969.

KAWASAKI 500 MEGURO K2 1960

Kawasaki 500 Meguro K2 lahir setelah Kawasaki dan Meguro membentuk aliansi bisnis pada tahun 1960. Mesinnya berasal dari Stamina K1, Parallel-twin dengan kapasitas 496 cc. Berkat desain ulang oleh Kawasaki Aircraft Co., Ltd., Kawasaki 500 Meguro K2 kehilangan bobot 16 kg, menjadi 194 kg. Kecepatan maksimumnya pun meningkat dari 145 km/jam menjadi 165 km/jam. Model ini menjadi dasar bagi 650-W1 yang kemudian dikembangkan dengan perbaikan lebih lanjut. Teknologi canggih Meguro Manufacturing, termasuk desain rangka pipa dan teknik manufakturnya, digunakan dalam produksi 650-W1, yang kemudian memberikan pengaruh besar pada sepeda motor berkapasitas besar Kawasaki di kemudian hari.

KAWASAKI MEGURO 650-W1 1965

Masih di tahun 1965, Kawasaki menerima tantangan untuk masuk pasar Amerika Serikat dengan Meguro 650-W1. Memakai mesin Parallel Twin kapasitas 624 cc yang lebih kencang dengan kode X-650. Mesin ini punya top speed melebihi 180 km/jam, dan pada jarak 0-400m mencatat waktu 13,8 detik.

Dipilih dengan mempertimbangkan pasar Amerika, tangki bahan bakar dianggap sebagai pusat perhatian, diwarnai dengan warna merah candy cemerlang dan dilengkapi dengan potongan krom berkualitas tinggi.

Motor ini mendapat sambutan meriah di berbagai acara di seluruh Amerika. Dengan 650-W1, Kawasaki mendapatkan pengakuan dunia sebagai produsen motor besar.

Kawasaki W1 hadir ditengah gempuran  “British Invasion”, berhadapan langsung dengan Triumph Bonneville T120, BSA Spitfire dan Norton Commando. Untuk kompetisi dari kampung halaman sendiri pun W1 bersaing ketat dengan Suzuki T500, Honda CB450 dan Yamaha XS650 di kelas mesin silinder ganda segaris.

Motor ini sekaligus menjadi awal mula keluarga Kawasaki W-Series.

KAWASAKI W2 1968

Setelah sukses dengan model W1, Kawasaki merilis model W2 pada tahun 1968. Tak hanya itu, pabrikan Jepang ini juga menghadirkan W2SS yang memiliki kapasitas mesin sedikit lebih besar dibanding mesin 500cc bawaan W1. Kemudian Kawasaki merilis tipe W2TT yang diilhami oleh ramainya balapan flat track dan off road rally di Amerika. W2TT memiliki knalpot tinggi ala motor scrambler.

Sayangnya keluarga W2 kurang memberi hasil yang signifikan terhadap penjualan Kawasaki di Amerika Utara. Terbukti memiliki mesin yang dapat diandalkan, tetapi secara performa keseluruhan W Series tidak lebih baik dari kompetitornya.

KAWASAKI W1S 1968

Walau sudah update dengan W2 di Amerika Serikat, Kawasaki kembali merilis W1 Special atau disingkat W1S untuk pasar Jepang.

Sejatinya W1S adalah W2SS versi Negeri Sakura. Motor ini juga dilengkapi karburator ganda, dan menawarkan output 53 PS yang sama seperti W2SS. Jika panel instrumen W1 menggabungkan speedometer dan tachometer menjadi satu unit rumah tunggal, untuk W1S dibuat terpisah. Desain lampu sein juga sama seperti market Amerika Serikat, serta speedometer menunjukkan top speed 220 km/jam.

KAWASAKI W1SA 1971

Kawasaki kembali merilis keluarga W-series dengan W1SA pada tahun 1971. Sayangnya model ini hanya dipasarkan di Jepang. Pasalnya pasar Amerika sedang gempar dengan kehadiran Kawasaki H1/H2 (Mach), serta model Z1 (900 Super Four). Model-model ini membuat brand Kawasaki identik dengan motor berkapasitas besar, atau sekarang dikenal sebagai Superbike.

KAWASAKI W3 (650RS)

Setelah kesuksesan W1 dan W2, Kawasaki merilis 650RS atau juga dikenal W3 pada 1973. W3 menjadi motor Kawasaki pertama yang dilengkapi rem cakram depan ganda.

Ketika Z2 (750RS), versi Z1 (900 Super Four) yang lebih kecil, dirilis untuk pasar Jepang, motor W3 membuat kaget pasar Jepang. Nuansa mesin khas yang ditawarkan oleh model Seri W memastikan popularitasnya terus berlanjut, terutama di kalangan penggemar model tradisional Jepang.

Produksi 650RS berakhir pada tahun 1974, tetapi ketika diketahui bahwa penjualan akan berakhir, harga model baru mengalami kenaikan premium – fenomena yang sangat langka pada saat itu.

KAWASAKI ESTRELLA 1992

Setelah disuntik mati pada 1974, Kawasaki meluncurkam Estrella pada tahun 1992.

Motor ini sangat dipengaruhi pendahulu Meguro, Kawasaki 250 Meguro SG.

Peluncuran Estrella dipuji sebagai kembalinya motor bergaya klasik.

KAWASAKI W650 1999

Setelah dibekukan selama 25 tahun, Kawasaki menghidupkan kembali model W650 di tahun 1999. Desain bodi klasik dan pengembangan mesin yang modern menjadikan motor ini salah satu tipe yang layak diperhitungkan dan menjadi favorit di pasar Eropa dan Jepang.

Rupanya, belajar dari pengalaman terdahulu, Kawasaki memutuskan untuk tidak terlalu peduli dengan pasar Amerika dan fokus di kedua pasar tersebut.

Kawasaki W650 dibekali mesin vertical twin kapasitas 675 cc SOHC 8-klep berpendingin udara. Model ini diproduksi hingga tahun 2009.

KAWASAKI W400 2006

W400 dirilis pada tahun 2006 untuk mengakomodasi sistem lisensi berkendara Jepang. Agar mudah digunakan oleh pengendara baru, motor ini memiliki jok rendah. Berbeda dengan motor yang mengutamakan kecepatan dan tenaga, desain sasis yang ramah pengendara terbukti populer dan menyambut berbagai macam pengendara baru untuk bergabung ke keluarga W-Series.

KAWASAKI W800 2011

Setelah W650 disuntik mati pada 2009, Kawasaki mengeluarkan W800 di tahun 2011. Dengan ukuran bore dan stroke 72 x 83 mm, kapasitas mesin meningkat dari 675 cc menjadi 773 cc. Seperti W650, model ini memiliki tampilan menawan yang tak lekang oleh waktu dan knalpot ganda yang menghasilkan suara nyaring yang diharapkan dari mesin Twin. Panel instrumen analog ganda tradisional, sepatbor baja berlapis krom merupakan beberapa detail Seri W yang diwarisinya.

Model edisi terakhir dirilis pada tahun 2016, menandai berakhirnya produksi.

KAWASAKI ESTRELLA W250 2014

Baru pada Maret 2014 PT. Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memperkenalkan varian retro pertama yang diawali dengan hadirnya Kawasaki Estrella 250.  Motor ini merupakan produk built up diproduksi dan dibawa langsung dari Jepang oleh PT Kawasaki Motor Indonesia.

KAWASAKI W175 2017

Untuk melusakan pasarnya di Indonesia, PT KMI menghadirkan tipe W175 pada awal 2017 lalu. Inilah yang mengukuhkan PT KMI di Tanah Air sebagai produsen motor retro dengan varian terlengkap.

Kawasaki W175 langsung mendapat sambutan hangat, khususnya dari kalangan pengendara muda yang menginginkan motor yang bisa dipakai harian, gampang dimodif dan tampilan orisinilnya pun menarik.

Tidak cuma populer di kalangan anak muda, W175 pun kerap menjadi pilihan para pengendara yang ingin memiliki motor harian yang stylish.

Design retro klasiknya menjadi salah satu daya tarik dan pilihan untuk pengendara yang menyukai tampilan klasik khas W series. Setelah selama ini didominasi oleh tipe sport dan adventure/off road seperti Ninja dan KLX, akhirnya Kawasaki Indonesia menghadirkan W175 sebagai pilihan.

KAWASAKI W175 CAFE 2018

Setelah sukses dengan W175, PT KMI kembali meluncurkan varian W175 Cafe pada awal 2018. Secara basis mesin dan sasis, masih sama seperti W175 standa. Pembedanya ada pada mini windshield di atas panel instrumen, serta nomor start di side panel. Pilihan warna membuat W175 Cafe lebih keren dan kental nuansa klasik ala motor cafe racer.

KAWASAKI W175TR 2019

Akhir tahun 2019 PT KMI kembali merilis adik W175, yakni W175TR. Mesin sama persis W175 standar, namun dipasang sok lebih tinggi, tangki bensin ramping, dan jok tebal. Perpaduan itu membuat tampilan W175TR kental aura scrambler, dan siap diajak main tanah.

KAWASAKI W175L 2024

PT KMI merilis Kawasaki W175L atau W175 versi injeksi pada PRJ Kemayoran tahun 2024 lalu. Motor ini diproduksi dan diimpor langsung dari India. Beberapa perbedaan W175L dari W175 standar seperti jok dan swingarm lebih panjang, dan pastinya sistem pengabutan sudah injeksi.

Nah itu dia pendahulu Kawasaki W230 atau Meguro S1

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Prev
MERIAHNYA HONDA CT DAYS OUT VOL:1 | AJANG KUMPUL CT ENTHUSIAST DI JAKARTA

MERIAHNYA HONDA CT DAYS OUT VOL:1 | AJANG KUMPUL CT ENTHUSIAST DI JAKARTA

Black Stone Garage bersama 645 Magazine menggelar Honda CT Days Out edisi

Next
BERBAGI BERKAH RAMADHAN: JLM AUTO INDONESIA PERKENALKAN PRODUK BARU 2025

BERBAGI BERKAH RAMADHAN: JLM AUTO INDONESIA PERKENALKAN PRODUK BARU 2025

JLM Auto Indonesia Berikan Pembaruan Produk dan Tanggung Jawab Sosial pada Iftar

You May Also Like
Total
0
Share