Komunitas scooter Scoot & Toast kembali menggelar kegiatan di tahun 2026 melalui acara Sunset Feast yang berlangsung di UD Djaya Coffee House Malabar, Bogor, Sabtu (7/3). Mengusung konsep kebersamaan di bulan Ramadan, acara ini memadukan kegiatan riding, diskusi, hingga buka puasa bersama para rider dan pecinta scooter.
Kegiatan diawali dengan ngabuburide dari titik kumpul di GOR Padjadjaran Bogor pada pukul 16.00 WIB. Para peserta kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara untuk berkumpul sekaligus berbuka puasa bersama komunitas scooter lainnya.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah talk session bertajuk “Touring Tapi Towing”, yang membahas pengalaman touring jarak jauh sekaligus solusi ketika menghadapi kendala kendaraan di perjalanan.
Dalam sesi tersebut, Tari dari Ladiesscoot Veronicaa membagikan kisah touring ekstremnya menempuh perjalanan dari Sabang hingga Merauke menggunakan scooter dengan persiapan sederhana. Menariknya, perjalanan itu dimulai hanya dengan modal Rp500 ribu yang kemudian ia kembangkan dengan membuat T-shirt limited edition selama perjalanan. Keuntungan dari penjualan tersebut terus diputar menjadi modal untuk melanjutkan touring berikutnya.
Tari juga menyampaikan pesan penting kepada para rider yang hadir. Menurutnya, saat melakukan touring jauh, seorang rider membawa dua nama besar yang harus dijaga.
“Ketika kita touring, ada dua nama yang kita bawa: komunitas di pundak kiri dan kota asal di pundak kanan. Jadi sejauh apa pun perjalanan kita, dua hal itu harus tetap dijaga,” ujarnya.
Selain itu, Fahrul dari Media Vespa Indo turut berbagi pengetahuan mengenai penanganan scooter saat mengalami kendala di jalan, termasuk pentingnya memahami opsi towing bagi rider yang melakukan perjalanan jauh.
Tak hanya diisi diskusi, acara ini juga dimeriahkan dengan fun games, sesi ngobrol santai antar komunitas, serta giveaway yang semakin mempererat kebersamaan para peserta.
Salah satu peserta dari komunitas SansScoot, Gita, mengaku senang dengan konsep acara yang tidak hanya menghadirkan riding bersama, tetapi juga ruang berbagi pengalaman.
“Seru karena bukan cuma riding bareng, tapi juga bisa dengar pengalaman touring jauh dari rider lain. Banyak insight baru yang bisa dipelajari,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Mitha dari komunitas Ladies Kalcer yang baru pertama kali menghadiri acara tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk mempererat hubungan antar komunitas scooter.
“Acara seperti ini bikin komunitas makin solid. Kita bisa kumpul, berbagi cerita perjalanan, sekaligus menikmati suasana Ramadan bersama,” katanya.
Melalui kegiatan Scoot & Toast Sunset Feast, penyelenggara berharap acara ini dapat terus menjadi ruang berkumpul bagi komunitas scooter sekaligus memperkuat solidaritas antar rider.















